Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Vaksin Anak Tercemar DNA Virus Babi
#1
[Image: Glaxo_Rotarix_rotavirus.jpg]


[justify]LONDON -  Badan Pengawas Obat Amerika Serikat atau FDA, Senin (22/3/2010), merekomendasikan kepada para dokter untuk menghentikan sementara penggunaan vaksin rotarix kepada bayi karena adanya kontaminasi DNA virus dari babi.

Material yang mencemari vaksin tersebut adalah DNA dari porcine circovirus 1, sejenis virus dari babi yang belum dapat diketahui apakah menyebabkan penyakit pada manusia atau binatang.

Namun, FDA juga menekankan bahwa vaksin tersebut tidak menimbulkan ancaman bagi kesehatan. "Tidak ada bukti pada saat ini bahwa material ini menimbulkan risiko keselamatan," ungkap Komisioner FDA Dr Margaret Hamburg, seperti dikutip CNN.

Hamburg juga mengatakan, sekitar satu juta anak di AS dan  sekitar 30 juta anak di dunia telah memperoleh vaksin rotarix. Vaksin ini dibuat oleh produsen obat asal Inggris, GlaxoSmithKline, dan disetujui penggunaannya oleh FDA pada 2008.

Vaksin rotarix diberikan secara oral kepada bayi berusia enam pekan atau lebih untuk mengatasi infeksi rotavirus yang mengakibatkan diare dan muntah.
Vaksin untuk rotavirus lainnya, yakni RotaTeq, dibuat oleh Merck. Hamburg menyatakan, RotaTeq, yang disetujui pemakaiannya oleh FDA pada 2006, tidak terkontaminasi.

Hamburg menjelaskan, FDA menemukan kontaminasi setelah dilakukannya riset akademis menggunakan sejenis teknik untuk mendeteksi virus dalam beragam vaksin. Mereka menemukan pencemaran material itu dan melaporkannya kepada GlaxoSmithKline.

Pihak perusahaan Inggris itu sendiri telah membenarkan adanya kontaminasi pada produknya. Pencemaran tersebut ditemukan pada tahap awal pembuatan vaksin.

Dalam pernyataan tertulisnya, GlaxoSmithKline menekankan bahwa DNA virus babi itu tidak menimbulkan ancaman penyakit bagi manusia. Virus ini ditemukan pada produk daging dan sering kali dikonsumsi tanpa menimbulkan penyakit atau gangguan kesehatan.

"Tak ada isu kesehatan yang teridentifikasi oleh agen eksternal atau GSK. GSK peduli pada keamanan pasien dan memenuhi standar tertinggi  pembuatan vaksin dan obat-obatan. Kami sedang bekerja dan mendiskusikan temuan ini dengan pejabat dan agensi di seluruh dunia, " ungkap Chief Medical Officer GSK Thomas Breuer.[/justify]

Sumber : Kompas
Reply


Possibly Related Threads…
Thread Author Replies Views Last Post
  Operasi dengan Sel Punca Dilakukan pada Anak Jangle 0 2,114 Monday, 29 March 2010, 22:40
Last Post: Jangle
  Virus AIDS Bersembunyi di Sumsum Tulang Jangle 0 2,110 Monday, 29 March 2010, 22:14
Last Post: Jangle
  Flu Babi Mengancam Kita !! Jangle 3 4,370 Friday, 29 May 2009, 11:52
Last Post: asbud
  Dokter Onkologi Anak J-Cee 4 5,505 Friday, 21 March 2008, 14:30
Last Post: J-Cee

Forum Jump: